Kamis, 28 April 2011

program piramida pada pascal




While di dalam while. Sebagai contoh : Menampilkan gambar

      0
    000
  00000
0000000


Kodingannya sebagai berikut:

Program piramida;
Uses Crt ;
Var Baris   , Kolom, Jumbaris : Integer ;  

Begin
      ClrScr ;
      Write (‘Jumlah Baris :’) ;
      ReadLn (Jumbaris) ;
      Baris := 1 ;
      While Baris <= Jumbaris do
      Begin
                  write (‘0’: Jumbaris + 1 – baris) ;
                  Kolom := 2 ;
                  While kolom <= (2*baris-1) do
                  Begin
                              Write (‘0’)
                              Kolom := kolom + 1 ;
                  End ;
                  Writeln ;
                  Baris := baris + 1 ;
      End;
End.

ketika di run akan terlihat seperti ini :









Minggu, 17 April 2011

the next future and who the character ideals that inspired me

Saya akan menceritakan cita cita dan masa depan saya, kurang lebih ini masih sebuah planning. Manusiakan hanya dapat berencenakan kemudian Allah lah yang menentukan, yang penting saya hanya berusaha dan berdoa kemudian setelah itu Tuhanlah yang menentukan jalan saya akan seperti ini :) . Pasti jalan yang sudah diberikan Allah itu jalan yang terbaik, dengan atau tanpa disadari oleh kita, karena yang paling tahu kan hanya Allah :), mungkin bagi kita itu belum yang terbaik dan sejalan oleh kita, tapi belum tentu apa yang kita inginkan,Allah juga mengingikan dan belum tentu yang kita anggap baik belum tentu menurut Allah baik so ingatlah jalan yang telah ditentukan Allah itu adalah yang terbaik, dan pasti lama atau tidaknya kita akan mengetahui hikmahnya kenapa Allah menakdirkan kita itu seperti apa :)


·        When I was childhood, I want to be a pediatrician J
Waktu saya kecil,pasti kalau ditanyain sama ibu atau engga siapapun, “arin cita-citanya mau jadi apa?” saya: aku mau jadi dokter spesialis anak J . trus, kok mau jadi itu?,”kata ibu”. Aku jawab: “iya bu kan kasian kalo anak kecil sakit-sakitan , jadi biar anak-anaknya cepet sembuh gak sakit lagi “(dengan jawaban polos seorang anak berusia 6 tahunanlah.
Inilah cita-cita sewaktu saya kecil, tapi ya namanya juga anak kecil masih belum bagaimana cara mendapatkannya hanya sebuah keinginan saja .

·        When I was junior high school, I want to be a psychologist
Sewaktu saya beranjak smp, ternyata cita-cita saya berubah, dari yang ingin menjadi dokter spesialis anak menjadi seorang psikologi. Ketika kembali ditanya oleh ibu, “kamu mau jadi apa rin?”, kemudian saya menjawab “aku mau jdi psikolog bu”, kemudian ibu kembali bertanya kepada saya, “kok kamu jadi ingin psikolog?”, kemudian saya menjawab tegas ,”karena dapat mengerti permasalahan orang dan dapat membantu menyelesaikannya, sepertinya berjiwa besar bgt ibu kalau membantu seperti itu”,tuturku.
Seiring berjalannya waktu cita-cita dan harapan ku berubah kembali, karena diwaktu itu saya beranjak smp maklum jika masih labil dengan urusan seperti itu.

·        When I was senior high school. I want to be a dentist in Indonesian university or go to  faculty of public health.

Ini adalah  tujuan, cita-cita dan harapan saya  yang belum lama, karena baru beberapa  bulan saja, sewaktu saya kelas tiga SMA saya mulai mempertaruhkan lahir dan batin agar harapan saya ini terwujud, tapi ternyata ini belum menjadi harapanku pada tahun 2010, sangat kecewa tapi saya yakin Allah telah memberikan jalan yang terbaik  untuk umatnya J, saya sudah berusaha dan berdoa dan semuanya Allah lah yang menentukan. Akhirnya saya meneruskannya jenjang pendidikan saya di university gunadarma, saya sangat bersyukur dan saya tetap yakin bahwa apa yang kita inginkan belum tentu Allah menginginkannya juga. Sebenarnya ini jauh dari perkiraan saya, ketika saya menutuskan untuk mengambil jurusan teknik informatika saya cukup ragu, tapi orang tua saya menyarankan saya untuk mengambil jurusan itu, yasudah saya mengikuti saran orang tua, toh restu orang tua juga restu Allah J semuga ini menjadi sebuah awal yang baik kedepannya. Amiiiiin.

·        The next hope in the future
Kemudian harapan saya untuk dikedepannya yaitu ingin menjadi seorang programmer dan tentunya menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat. “Dan ingatlah jika kita sudah mendapatkan harapan yang kita inginkan janganlah cepat merasa puas karena itu bukanlah akhir tapi ada sebuah awal yang menuntut kita untuk semakin berusaha untuk mendapatkan sebuah tujuan akhir nantinya.” 
"and remember,wherever you are, you will still be a diamond"





·        Sekarang tokoh yang menjadi contoh saya yang pertama yaitu tentu saja nabi saya sendiri yaitu:


ü Nabi Muhammad saw.
Dia merupakan panutan untuk setiap insan manusia didunia. Ahlak-ahlaknya yang sangat sempurna,menolong kita dari dunia yang penuh dari kesesatan.


1.     Beliau biasanya memaafkan musuh dan para sahabat-sahabatnya yang menyakitinya. Di perang Uhud beliau berdoa untuk kaum kafir yang menyebabkan mulutnya berdarah
“Ya Allah maafkan mereka yang tidak tahu”

2.     Ketika dipanggil, beliau menjawab dengan berkata “labaik” (ya!)
Beliau tidak pernah melangkahi orang lain. Beliau biasa duduk di kedua kakinya. Ketika menunggang hewan dan melihat ada orang yang berjalan, beliau mengajak orang itu menumpang di hewan tunggangannya.

3.     Ketika beliau mengunjungi sahabat-sahabatnya beliau tidak selalu duduk di bagian depan. Beliau mencari tempat yang kosong. Ketika beliau datang, sahabat-sahabatnya cepat-cepat berdiri. Beliau berujar “janganlah kalian berdiri untuk menghormatiku bersikaplah biasa seperti ketika kalian kedatangan orang lain. Saya seperti orang lain. Saya makan seperti yang lainnya. Sayapun duduk kalau lelah.”

4.     Seringkali nabi duduk di kedua lututnya. Beliau juga pernah berdiri menggunakan lututnya ketika memeluk menyambut sahabat-sahabatnya. Beliau tidak pernah membedakan makanan untuknya dan para pembantunya, demikian juga dalam hal berpakaian. Beliau sering membantu pelayannya menyelesaikan pekerjaan. Beliau tidak pernah menyumpahi atau menyakiti orang lain. Anas bin Malik, yang setia melayaninya berkata, “aku menjadi pelayan Rasulullah selama 10 tahun. Beliau membantuku lebih sering dibanding aku membantunya. Beliau tidak pernah memarahiku. Beliau tidak pernah berkata kasar kepadaku.”
5.     Beliau sering mengunjungi orang yang sakit dan menghadiri pemakamannya. Untuk menggembirakan hati si sakit, beliau mengunjunginya meskipun si sakit kafir atau munafik.

6.     Beliau selalu mendahului menyambut orang lain yang dijumpainya.

7.     Beliau suka melayani tamunya dan para sahabatnya dan beliau menyatakan:
“orang yang paling dekat dengan masyaraktnya adalah orang yang selalu melayani orang lain.”

8.     Tidak seorang pun pernah menyaksikan beliau tertawa terbahak-bahak. Beliau suka tersenyum kecil. Kadang-kadang gigi depannya tampak ketika beliau tertawa.

9.     Beliau selalu tampak hati-hati dan cermat. Beliau suka berbicara pelan-pelan. Beliau biasa memulai pembicaraan dengan senyum.

10.                        Beliau tidak pernah berbicara yang mubazir atau tanpa keperluan. Bila beliau memerlukan sesuatu beliau akan berbicara dengan singkat dan jelas. Terkadang beliau mengulangi pembicaraan sampai tiga kali agar bias dipahami.

11.                        Beliau tidak memiliki pengawal atau penjaga. Setiap orang dapat menemuinya dan mengutarakan masalahnya.

12.                        Meskipun beliau orang yang memiliki keutamaan, beliau berkata: “Di antara kalian akulah orang yang paling paham tentang Allah dan paling takut kepada-Nya. Bila kalian tahu apa yang aku ketahui maka kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.”

13.                        Hatinya sangat mulya dan memiliki keberanian. Di perang Hunain, banyak tentara Muslim lari mengumpulkan harta rampasan perang. Akibatnya di sekitarbeliau hanya tinggal beberapa orang saja. Selanjutnya pasukan musuh menyerang secara tiba-tiba dan mereka mengelilingi Rasulullah. Namun Rasululllah tidak bias ditaklukan.

Kata-kata mutiara nabi Muhammad saw



v “He is not strong and powerful who throw the people down; but he is strong who keep himself from anger .”
“Orang yg kuat bukanlah orang yg mampu menjatuhkan/berkelahi dgn org tetapi orang yang kuat adalah orang yg mampu menahan amarahnya.”

v Remember God in prosperity, and He will remember you in adversity”
“Ingatlah Tuhan dalam kemakmuran, dan Dia akan mengingat Anda dalam kesulitan”

v “Love of the world is the root of all evil
“Cinta pada dunia adalah akar dr sgla kejahatan”

v “Four things support the world: the learning of the wise, the justice of the great, the prayers of the good, and the valor of the brave”
“Empat hal yang mendukung dunia: belajar dari orang bijak, keadilan besar, doa-doa yang baik, dan keberanian yang berani”

v “Seek knowledge from the cradle to the grave”
Mencari pengetahuan dari buaian sampai ke liang kubur

v “He who leaveth home in search of knowledge, walketh in the path of God”
Dia yang keluar rumah dgn tujuan mencari ilmu, maka dia berada di jalan Allah.





ü Albert einstain



Kemudian tokoh yang kedua yaitu albert einstain. Dia sangat jenius untuk hal pengetahuan.


Kata-kata mutiara albert einstain


“All religions, arts and sciences are branches of the same tree.”
Albert Einstein.

“It's not that I'm so smart, it's just that I stay with problems longer.”
Albert Einstein.

“Try not to become a man of success, but rather try to become a man of value.

“Religion without science is blind. Science without religion is paralyzed. “

“Many people say that the intelligence that make the great scientists. They are mistaken .. it is the characters.



Demikian kata-kata mutiara seorang albert einstain, dengan kata-kata mutiara itu kita sudah dapeat menilai bagaimana seorang tokoh albert einstain.

Demikianlah tokoh-tokoh yang cukup untuk memotivasi saya untuk menggapai harapan dimasa yang akan mendatang J







keep fight and smiling 











Selasa, 22 Februari 2011

dont be like a new clothes !


            Sebelum saya menulis blog tentang ini, saya mendapat ide ketika saya sedang buka lemari baju saya, nah ketika itu saya melihat lihat yang ada di dalam lemari itu, tiba-tiba saya beranalogi baju baru itu sama seperti  halnya dengan kehidupan kita, apa sudah bisa membayangkan apa yang saya maksut??
Okey sekarang saya ulas maksut dari analogi baju baru = kehidupan. Jadi begini, ketika kita berkeinginan untuk membeli baju baru yang sangat kita mau, pasti kita telah memikirkanya sebelum kita membelinya dan tentunya juga kita telah punya modalkan untuk membeli baju itu? Mana mungkin kita tidak punya modal tapi ingin mendapatkan baju yang kita inginkan itu? Ga mungkin kan? Ini sama halnya kita itu hanya punya mimpi, tanpa berjuang bagaimana kita bisa mendapatkan keinginan kita itu. Jadi intinya bahwa apa yang kita inginkan pasti kita harus berusaha dan berjuang untuk mendapatkannya bagaimanapun caranya, asalkan yang positiflah ya, tidak bisa orang ingin mendapatkan sesuatu tanpa usaha itu tidak mustahil bisa terjadi, nah kembali lagi ke soal baju tadi, semakin kita banyak menabung dan mempunyai modal banyak tentunya kita pun will get the best tentunya karena semakin mahal harga baju itu tentu kualitasnya pun semakin bagus dong! Dan kembali kita analogikan ke kehidupan kita, dengan banyaknya usaha yang kita lakukan maka semakin maksimal kita mendapatkan keinginan yang kita cita-citakan, setuju gak? Lalu kembali ke baju tadi, setelah kita mendapatkan baju itu tentunya kita pun harus menjaganya dengan baik supaya kualitas baju yang telah kita beli tidak cepat lusuh dan rusak, iya kan? Ini sama halnya dengan kehidupan kita tadi, setelah kita mendapatkan keinginan kita, jangan sampai kita cepat puas dengan hasil yang sudah kita peroleh tadi, semakin kita asah kemampuan kita will get better in your life, isn’t it? Lalu apa yang harus kita lakukan lagi setelah dengan baju yang sudah dijaga dengan baik tadi? Yaaa tentunya anda juga memakainya harus tepat dan sopan ya jangan yang beli baju yang hemat-hemat kain, itu gak bagus juga kan? Itu sama saja kita mengundang para lelaki jenis untuk yaaa anda tau sendirilah akibatnya, ini juga sama halnya dengan kehidupan yang telah kita jalani tadi, kita harus tetap menjaga sebaik-baiknya apa-apa yang sudah kita jalani tadi, jangan pelit-pelit untuk membagi kemampuan kita, jangan sombong juga , makanya kita juga harus meningkatkan iman kita terhindar dari sifat sombong dan dan egois,pokoknya penyakit hati deh (jangan diartikan penyakit hati yang benerannya, itu Cuma di analogikan saja hehe)


      Nah, tapi lama-lama saya juga berasumsi bahwa banyak orang membeli baju bukan karena butuh tapi karena nafsu/keinginan kita saja, setelah kita puas mendapatkannya terus sudah deh kita jarang memakainya, iya gak sih? Nah jadi kehidupan juga jangan seperti baju baru, karena kita senang pas kita mendapatkannya tetapi lama-lama kita bosan dengan baju itu, ya seperti kita hanya senang-senang pas hanya saat baru saja tapi setelah sudah lama kita meninggalkannya begitu saja, iya kannn? Jadi begitu juga kehidupan kita jangan seperti baju baru tersebut, ketika kita sudah mendapatkan sesuatu yang kita inginkan jangan kita cepat bosan tetapi harus kita gali dan gali terus pasti nantinya kita akan mendapatkan kemampuan yang jauh lebih baik dan tentunya ini berpengaruh terhadap kehidupan kita J KEEP YOUR FIGHT AND OPTIMISTIC FOR YOUR LIFE!





                                                                                                                     By arini partiwi 19.48 pm





NAMA  : ARINI PARTIWI
KELAS  : 1IA10
NPM      : 51410102


Sabtu, 25 Desember 2010

PRASANGKA, DISKRIMINASI DAN ETNOSENTRISME

§    Prasangka dan Diskriminasi

Prasangka atau prejudice berasal dari kata latian prejudicium, yang pengertiannya sekarang mengalami perkembangan sebagia berikut :
a.      semula diartikan sebagai suatu presenden, artinya keputusan diambil atas dasar pengalaman yang lalu
b.      dalam bahas Inggris mengandung arti pengambilan keputusan tanpa penelitian dan pertimbangan yagn cermat, tergesa-gesa atau tidak matang
c.       untuk mengatakan prasangka dipersyaratkan pelibatan unsur-unsur emosilan (suka atau tidak suka) dalam keputusan yang telah diambil tersebut
Dalam konteks rasial, prasangka diartikan:”suatu sikap terhadap anggota kelompok etnis atau ras tertentu, yang terbentuk terlalu cepat tanpa suatu induksi ”. Dalam hal ini terkandung suatu ketidakadilan dalam arti sikap yang diambilkan dari beberapa pengalaman dan yang didengarnya, kemudian disimpulkan sebagai sifat dari anggota seluruh kelompok etnis.
Prasangka (prejudice) diaratikan suatu anggapan terhadap sesuatu dari seseorang bahwa sesuatu itu buruk dengan tanpa kritik terlebih dahulu. Baha arab menyebutnya “sukhudzon”. Orang, secara serta merta tanpa timbang-timbang lagi bahwa sesuatu itu buruk. Dan disisi lain bahasa arab “khusudzon” yaitu anggapan baik terhadap sesuatu.
Prasangka menunjukkan pada aspek sikap sedangkan diskriminasi pada tindakan. Menurut Morgan (1966) sikap adalah kecenderungan untuk merespon baik secara positif atau negarif terhadap orang, obyek atau situasi. Sikap seseorang baru diketahui setelah ia bertindak atau beringkah laku. Oleh karena itu bisa saja bahwa sikap bertentangan dengan tingkah laku atau tindakan. Jadi prasangka merupakan kecenderungan yang tidak nampak, dan sebagai tindak lanjutnya timbul tindakan, aksi yang sifatnya realistis. Dengan demikian diskriminatif merupakan tindakan yang relaistis, sedangkan prsangka tidak realistis dan hanya diketahui oleh diri individu masing-masing.
Prasangka ini sebagian bear sifatnya apriori, mendahului pengalaman sendiri (tidak berdasarkan pengalaman sendiri), karena merupakan hasil peniruan atau pengoperan langsung pola orang lain. Prasangka bisa diartikan suatu sikap yang telampau tergesa-gesa, berdasarkan generalisasi yang terlampau cepat, sifat berat sebelah, dan dibarengi proses simplifikasi (terlalu menyederhanakan) terhadap sesuatu realita. Dalam kehidupan sehari-hari prasangka ini banyak dimuati emosi-emosi atau unsure efektif yang kuat.
Tidak sedikit orang yang mudah berprasangka, namun banyak juga orang-orang yang lebih sukar berprasangka. Mengapa terjadi perbedaan cukup menyolok ? tampaknya kepribadian dan inteligensi, juga factor lingkungan cukup berkaitan engan munculnya prasangka. Orang yang berinteligensi tinggi, lebih sukar berprasangka, mengapa ? karena orang-orang macam ini berikap dan bersifat kritis. Prasangka bersumber dari suatu sikap. Diskriminasi menunjukkan pada suatu tindakan. Dalam pergaulan sehari-hari sikap prasangka dan diskriminasi seolah-olah menyatu, tak dapat dipisahkan. Seseorang yagn mempunyai prasangka rasial, biasanya bertindak diskriminasi terhadap ras yang diprasangkainya. Walaupun begitu, biasa saja seseorang bertindak diskriminatof tanpa latar belakang prasangka. Demikian jgua sebaliknya seseorang yang berprasangka dapat saja bertindak tidak diskriminatif.

·         Sebab-sebab timbulnya prasangka dan diskriminasi :
1.      berlatar belakang sejarah
2.      dilatar-belakangi  oleh perkembangan sosio-kultural dan situasional
3.      bersumber dari factor kepribadian
4.      berlatang belakang perbedaan keyakinan, kepercayaan dan agama

·         Usaha-usaha mengurangi/menghilangkan prasangka dan diskriminasi
1.      Perbaikan kondisi sosial ekonomi
2.      Perluasan kesempatan belajar
3.      Sikap terbuka dan sikap lapang

§      Etnosentrisme yaitu suatu kecenderungan yang menganggap nilai-nilai dan norma-norma kebudayaannya sendiri sebagaai sesuatu yang prima, terbaik, mutlak dan diepergunakan sebagai tolok ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain. Etnosentrisme merupakan kecenderungan tak sadar untuk menginterpretasikan atau menilai kelompok lain dengan tolok ukur kebudayaannya sendiri. Sikap etnosentrisme dalam tingkah laku berkomunikasi nampak canggung, tidak luwes.

§    SIKAP DAN PRASANGKA
Karena prasangka itu suatu sikap, yaitu sikap sosial, maka terlebih dahulu sikap perlu dirumuskan. Sikap menurut morgan (1966) adalah kecenderungan untuk berespon, baik secara positif maupun negatif, terhadap orag, obyek, atau situasi. Tentu saja kecenderungan untuk berespon ini meliputi perasaan atau pandangannya, yang tidak sama dengan tingkah laku. Sikap seseorang baru diketahui bia ia sudah bertingkah laku. sikap merupakan salah satu determinan dari tingkah laku, selain motivasi dan norma masyarakat.Oleh karena itu kadang-kadang sikap bertentangan dengan tingkah laku.
Karena berbeda dengan pengetahuan (knowledge), dalam sikap terkandung suatu penilaian emosional yangdapat berupa suka, tidak suka, senang, sedih, cinta, benci, dan sebagainya. Karena dalam sikap ada ”suatu kecenderungan berespon”. maka seseroang mempunya isikap yang umumnya mengetahui perilaku atau tindakan apa yang akan dilakukan bila bertemu dengan obyeknya.
·         Dari uraian tersebut dapatlah disimpulkan, bahwa sikap mempunyai komponen-komponen, yaitu :
a.      kognitif : artinya memiliki pengetahuan mengenai objek sikapnya terlepas pengetahuan itu benar atau salah
b.      Afektif: artinya dalam bersikap akan selalu mempunyai evaluasi emosinal (setuju-tidak setuju) mengenai objeknya
c.       Konatif: artinya kecenderungan bertingkah laku bila bertemu dengan objek sikapnya, mulai dari bentuk yang positif (tindakan sosialisasi) samapai pada yang aktif (tindakan menyerang)

 
§    Pertentangan-pertentangan sosial / ketegangan dalam masyarakat
Konflik (pertentangan) mengandung suatu pengertian tingkah laku yang lebih luas dari pada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasar atau perang. Dasar konflik berbeda-beda.
·         Terdapat 3 elemen dasar yang merupakan cirri-ciri dari situasi konflik yaitu :
1.      Terdapatnya dua atau lebih unit-unit atau baigan-bagianyang terlibat di dalam konflik
2.      Unti-unit tersebut mempunyai perbedaan-perbedaan yang tajam dalam kebutuhan-kebutuhan, tujuan-tujuan,  masalah-masalah, nilai-nilai, sikap-sikap, maupun gagasan-gagasan
3.      Terdapatnya interaksi di antara bagian-bagian yang mempunyai perbedaan-perbedaan tersebut.
Konflik merupakan  suatu tingkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihubungkan dengannya, misalnya kebencian atau permusuhan.
·         Konflik dapat terjadi pada lingkungan yang paling kecil yaitu individu, sampai kepada lingkungan yang luas yaitu masyarakat.
1.      Pada taraf di dalam diri seseorang, konflik menunjuk kepada adanya pertentangan, ketidakpastian, atau emosi-emosi dan dorongan yang antagonistic didalam diri seseorang
2.      Pada taraf kelompok, konflik ditimbulkan dari konflik yang terjadi dalam diri individu, dari perbedaan-perbedaan pada para anggota kelompok dalam tujuan-tujuan, nilai-nilai, dan norma-norma, motivasi-motivasi mereka untuk menjadi anggota kelompok, serta minat mereka.
3.      para taraf masyarakat, konflik juga bersumber pada perbedaan di antara nilai-nilai dan norma-norma kelompok dengan nilai-nilai an norma-norma kelompok yang bersangkutan berbeda.Perbedan-perbedaan dalam nilai, tujuan dan norma serta minat, disebabkan oleh adanya perbedaan pengalaman hidup dan sumber-sumber sosio-ekonomis didalam suatu kebudayaan tertentu dengan yang aa dalam kebudayaan-kebudayaan lain.
·         Adapun cara-cara pemecahan konflik tersebut adalah :

1.      elimination; yaitu pengunduran diri salah  satu pihak yang telibat dalam konflik yagn diungkapkan dengan : kami mengalah, kami mendongkol, kami keluar, kami membentuk kelompok kami sendiri
2.      Subjugation atau domination, artinya orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk mentaatinya
3.      Mjority Rule artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting akan menentukan keputusan, tanpa mempertimbangkan argumentasi.
4.      Minority Consent; artinya kelompok mayoritas yang memenangkan, namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan dan menerima keputusan serta sepakan untuk melakukan kegiatan bersama
5.      Compromise; artinya kedua atau semua sub kelompok yang telibat dalam konflik berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah
6.      Integration; artinya pendapat-pendapat yang bertentangan didiskusikan, dipertimbangkan dan ditelaah kembali sampai kelompok mencapai suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak

§    Pendapat
Hidup bermasyarkat adalah hidup dengan berhubungan baik antara individu-individu maupun antara kelompok dan golongan.dalam bersosialisasi ikatan berupa norma serta nilai-nilai yang telah dibuatnya bersama diantara para anggotanya menjadikan alat pengontrol agar anggota masyarakat tidak terlepas dari rel ketentuan yang telah disepakati. disamping ada kalanyasuatu anggota masyarakat memiliki sikap harmonisasi, disisi lain keadaan akan menjadi sebaliknya. Bukan harmonisasi ditemukan, tetapi disharmonisasi. Bukan keadaan organisasi tetapi disorganisasi. Dan sering juga kita temui keadaan anggota masyarakat  tertentu yang diwarnai oleh adanya persamaan-persamaan dalam berbagai hal. Tetapi juga didapati perbedaan-perbedaan dan bahkan sering kita temui pertentangan-pertentangan. Itulah sebabnya keadaan masyarakat dan Negara mengalami kegoyahan-kegoyahan yang terkadang keadaan tidak terkendali dan dari situlah terjadinya perpecahan,maka dari itu untuk mengatasi perpecahan dapat dilakukan dengan elimination, Subjugation atau domination, Mjority Rule, Minority Consent, Compromise, Integration

§    Sumber
- wikipedia
- isd online

§    Biodata penulis
-          Arini partiwi
-          1IA10
-          51410102